Allure Diary

Banyak orang sering salah, ini loh Perbedaan Kulit Lembab dan Berminyak

Perbedaan Kulit Lembab dan Berminyak
Sumber Foto: Pixabay

Tahu nggak sih apa perbedaan kulit lembab dan berminyak?

Kamu yang selama ini bermasalah dengan kulit berminyak mungkin nggak terlalu memikirkan apakah wajah sudah cukup lembab atau belum. Selama mencari skincare, sebagian besar orang dengan kulit kombinasi atau berminyak biasanya hanya akan fokus pada cara mengontrol minyak.

Padahal ternyata kelembaban kulit itu juga penting, dan kulit yang berminyak belum tentu lembab. Jadi sebenarnya, apa bedanya?

Kelembaban yang cukup adalah salah satu ciri kulit sehat. Saat kulit kekurangan cairan dan mengalami dehidrasi, kulit akan mengalami banyak masalah. Ini salah satu alasan kenapa eksfoliasi rutin penting untuk dilakukan.

Banyak orang mengira saat kulitnya berminyak, berarti otomatis sudah lembab. Padahal tidak seperti itu. Kamu bisa saja memiliki kulit berminyak yang juga mengalami dehidrasi di saat yang sama. Sebelum kita membahasnya lebih lanjut, yuk perhatikan perbedaan ciri-ciri kulit lembab dan berminyak di bawah ini.

Ciri-Ciri Kulit Lembab

Secara umum kulit menjadi lembab saat kandungan airnya sudah cukup. Beberapa ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

  1. Kulit ternutrisi dengan baik, atau yang sekarang sering disebut glowing
  2. Tidak terasa terlalu kencang
  3. Kulit kenyal
  4. Kulit terasa tetap lembut setelah wajah dibersihkan
  5. Tanda-tanda penuaan dini cukup sedikit
  6. Merupakan suatu kondisi tidak permanen

Ciri-Ciri Kulit Berminyak

Sementara itu, kulit disebut berminyak bila produksi minyak alami berlebih sehingga menghasilkan sensasi berikut:

  1. Kulit terasa lengket
  2. Tampilan kulit mengkilap
  3. Di daerah yang berminyak biasanya ada komedo atau jerawat
  4. Kulit wajah berminyak merupakan kecenderungan permanen, tapi gejalanya bisa dikurangi dengan penggunaan skincare yang tepat.

Ciri-Ciri Kulit Berminyak yang Mengalami Dehidrasi

Kondisi kulit berminyak yang mengalami dehidrasi akan sangat terlihat. Meskipun sudah menggunakan skincare, tidak lama kemudian kelebihan minyak akan muncul kembali.

Saat kulit berminyak mengalami dehidrasi, maka akan muncul berbagai masalah, misalnya sebagai berikut:

  • Kulit kusam
  • Muncul lingkaran gelap di bawah mata
  • Terasa gatal saat berminyak
  • Mengalami iritasi
  • Menunjukkan tanda-tanda penuaan dini.

Menjaga Kulit Berminyak Agar Tetap Lembab

Jadi jelas, perbedaan muka glowing dan berminyak itu sangat banyak.

Secara umum, orang-orang dengan kondisi kulit normal dan kering lebih mudah menandai saat kulit mereka tidak lembab. Saat kulit terasa gatal dan muncul iritasi, maka itulah tanda kulit kurang lembab. Namun nggak semua orang dengan kulit berminyak langsung merasakan gatal saat kulit dehidrasi.

Saat kulit mengalami dehidrasi, maka kelenjar minyak pada kulit akan bereaksi memproduksi minyak untuk melembabkannya kembali. Apabila terus menerus terjadi, maka produksi minyak pada kulit akan semakin berlebih. Masalah komedo dan jerawat bisa makin parah.

Untuk itu, ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga agar kulit berminyak tidak dehidrasi:

  • Gunakan tipe pembersih wajah yang nggak terlalu keras. Usahakan ada kandungan hyaluronic acid di dalamnya.
  • Selalu gunakan toner setelah membersihkan wajah. Penggunaan toner membantu kelenjar minyak agar tak salah sangka mengira kulit Anda kering dan memproduksi lebih banyak minyak.
  • Jaga pola makan dan hidup sehat, sehingga kamu mendapatkan kulit tubuh dan wajah glowing alami. Batasi  konsumsi kafein dan alcohol yang bisa memicu dehidrasi kulit.

Memahami perbedaan kulit lembab dan berminyak membuat kamu tahu apa yang harus dilakukan sebagai perawatan. Meskipun kulit cenderung berminyak, selalu jaga agar tak dehidrasi, ya!

Artikel Lainnya

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *