Allure Diary

Kulit berjerawat jangan pakai bahan ini! Nanti bisa semakin parah loh!

Bahan Yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat

Merasa tersiksa dengan jerawat yang tidak kunjung sembuh ? Sudah mencoba berbagai produk skincare tapi hasil tidak pernah memuaskan? 

Tenang, kamu tidak mengalaminya sendirian. Kondisi tersebut banyak dialami oleh kaum hawa yang berusaha menghilangkan jerawat. Tahukah kamu bahwa terdapat Bahan Yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat

Agar tidak salah memilih produk skincare tentunya kamu harus kenal dengan kandungan yang ada dalam produk skincare tersebut. Apa sajakah itu? Berikut ulasan selengkapnya.

Penyebab jerawat tidak hanya bersumber dari masalah kebersihan kulit ataupun makanan. Terdapat kemungkinan dimana produk skincare yang kamu gunakan sehari-hari menjadi penyebab kemunculan jerawat tidak terkontrol. 

Kamu patut mencurigai skincare yang kamu gunakan terutama kandungan bahan di dalamnya. Berikut Bahan Yang Harus Dihindari Kulit Berjerawat.

1. Algae Extract

Algae extract atau ekstrak alga pasti kamu sudah tidak asing, kan! Bahkan mungkin satu atau dua produk skincare yang kamu gunakan saat ini mengandung bahan tersebut. 

Perlu kamu ketahui bahwa algae extract dibalik manfaatnya yang melembabkan dan melembutkan kulit. Ternyata bahan ini bisa mengiritasi dan menyumbat pori-pori kulit. 

Saat pori-pori iritasi maka lambat laun akan terjadi peradangan yang dikenal sebagai jerawat. Sama halnya ketika pori tersumbat, maka akan memicu pertumbuhan komedo yang juga menjadi penyebab jerawat.

Jadi pastikan kamu menghindari kandungan Algae extract, ya!

2. Coconut oil dan almond oil

Sebagian dari kamu mungkin berpikir segala sesuatu yang berbahan alami, semuanya baik untuk kulit. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Buktinya coconut oil dan almond oil bisa menyumbat pori yang menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat

Terlebih jika kulit kamu termasuk kategori kulit yang rentan berjerawat. Bukannya menyembuhkan tapi malah akan memperparah kondisi kulit kamu.

3. Lanolin

Bahan Lanolin yang berasal kulit domba umum ditambahkan kedalam produk skincare karena manfaatnya yang mampu mengunci kelembaban. Tapi sayangnya bahan ini bersifat Comedogenic ringan yang bisa memicu munculnya jerawat. Jadi kandungan skincare yang tidak boleh untuk kulit berjerawat, lanolin salah satunya.

Jadi jika bisa hindari produk yang mengandung lanolin dan bahan sejenisnya. Seperti, acetylated lanolin alcohol, PEG 16 lanolin, ethoxylated lanolin, dan lain sebagainya. 

4. Lauric acid dan stearic acid

Asam laurat dan asam stearat lazim kita jumpai pada berbagai produk perawatan dan kecantikan kulit. Asam laurat yang umum bersumber dari minyak kelapa ini mampu menyumbat pori sehingga peradangan kulit yang dikenal sebagai jerawat rentan terjadi.

Kandungan Asam stearat juga perlu kamu hindari karena berpotensi menyebabkan timbulnya jerawat. Asam stearat banyak terkandung dalam produk foundation dan alas bedak serta skincare sejenis.

5. Sodium chloride

Sodium chloride atau sodium klorida yang juga dikenal sebagai garam ini sangat berpotensi mengiritasi kulit. Bahkan bahan ini mampu meningkatkan produksi sebum pada pori-pori kulit sehingga kulit makin mudah berjerawat. 

Sodium klorida umum digunakan dalam campuran produk sabun kecantikan. Jadi, sebaiknya kamu mengecek lagi bahan dari sabun khususnya sabun pembersih wajah yang sehari-hari kamu gunakan.

6. Shea butter

Akhir-akhir ini penggunaan bahan Shea butter menjadi tren dalam berbagai produk skincare dan kecantikan kulit. Fungsinya yang melembutkan dan melembabkan kulit membuat banyak produsen skincare menambahkan bahan Shea butter. Sebenarnya Shea butter tidak bersifat Comedogenic. 

Tapi berbeda jika bahan Shea butter dicampur dengan bahan pelembab kulit lainnya. Campuran tersebut yang bisa menyumbat pori dan menyebabkan munculnya jerawat. Jadi penggunaan bahan ini mesti lebih diperhatikan lagi.

Meminimalisir bahkan menghilangkan jerawat bisa kamu lakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan sebisa mungkin menghindari kandungan skincare yang menyebabkan jerawat. Carilah produk yang benar-benar aman buat kulit dengan memastikan kandungan didalam produk aman digunakan.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *